Fatal! Inilah 3 Kesalahan Ketika Merebus Mie Instan Sehingga Rasanya Bikin Hilang Selera Makan!

Ad Blocker Detected

Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by disabling your ad blocker.

Baik mie rebus maupun mie goreng, mie instans sudah sangat terkenal di Indonesia semenjak cukup lama. Bahkan kepopulerannya sudah semenjak puluhan tahun lalu.

Saking digemari dan banyak dicari, di Indonesia mie instan sudah menjadi salah satu materi kebutuhan pokok. Rasanya memang yummy dan cara memasaknya juga sangat praktis.

Setelah air mendidih, mie instan tinggal dimasukkan bersama bumbunya, diaduk dan dalam kurun waktu relatif sekejab, mie instan sudah dapat dinikmati.

Meski begitu, ternyata masih saja ada banyak orang yang melaksanakan aneka macam kesalahan ketika merebus mie instan sehingga rasanya malah bikin hilang selera. Dari beberapa kesalahan ini, kira-kira mana yang sering Anda lakukan?

1. Over coocking

Kesalahan yang sering dilakukan ialah terlalu usang merebus mie instan. Akibatnya, tekstur mie jadi tidak kenyal (aldente) lagi. Kesalah ini menciptakan tekstur mie jadi lembek bahkan seolah-olah dengan bubur mie.

2. Mengabaikan kontrol api

Kesalah lain yang sering dilakukan ketika merebus mie instan ialah alasannya ialah tidak mengontrol besar kecilnya api kompornya. Boleh-boleh ketika memakai api besar ketika merebus air. Tapi, sesudah mendidih, Anda harus mengecilkan api kompor sehingga air yang sudah pada dosis sempurna tidak banyak yang menguap. Jika hingga jumlah air menyusut banyak, tentunya akan menciptakan mie rebus jadi terasa sangat asin dan tidak yummy lagi dimakan.

3. Tidak memperhatikan dosis air

Saat memasak mie rebus instan, banyak orang yang mengabaikan dosis air yang tepat. Jika kebanyakan air, maka rasanya jadi hambar. Dan sebaliknya bila kurang air maka balasannya akan terasa terlalu asin. Sebelum masak mie rebus instan, sebaiknya perhatikan dosis air yang disarankan yang biasanya sudah disebutkan di bab belakang kemasan.