Eksplor Sensasi Masakan Sunda di Banana Inn

Ad Blocker Detected

Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by disabling your ad blocker.

Pepes (menu masakan dari ikan dan bumbu yang dibungkus dengan daun pisang, lalu dikukus dan dibakar), saus cabe plus lalapan dan ikan bakar yakni segelintir dari kuliner khas sunda. Sebenarnya, masih ada puluhan bahkan ratusan masakan khas sunda lain. Tapi, alasannya yakni yang sebagian besar itu tak umum dijual, maka masuk akal bila tak diketahui banyak orang. Padahal makanan-makanan ini punya cita rasa khas sunda, kombinasi antara rasa asin, manis, gurih dan pedas.


Sebut saja “karedok” (menu masakan yang terdiri atas sayur-sayuran), tumis kangkung siram terasi, “pencok kacang panjang”, “rencheuh bonteng”, “oseng genjer”, “kangkung siram terasi”, ikan nila bakar atau goreng, “ayam pepes surawun”, “prekedel jagung”, “nasi pecel”, “nasi liwet”, lalapan dan bermacam “sambal”. Kesemuanya yakni warisan masakan masyarakat sunda yang menyimpan cita rasa khas.


Sayangnya, tak setiap warung atau rumah makan di Jawa Barat menjual segudang hidangan khas sunda itu. Orang yang ingin mengeksploitasi sensasi hidangan masakan sunda jadi kesulitan.
Tapi, jangan khawatir. Ada kabar besar hati bagi pecinta masakan khas sunda. Sebab, kini sudah ada rumah makan yang secara khusus menyajikan masakan khas sunda. Lokasinya di Jalan Setia Budi, Bandung.
Namanya, Rumah Makan Banana Inn. Jika Anda warga Bandung atau kebetulan berkunjung ke Bandung, tak ada salahnya mampir ke rumah makan tersebut. Selain di rumah makan tersebut, bekerjsama masih banyak tempat makan di kawasan lain di Jawa Barat yang memperlihatkan sensasi masakan khas masyarakat Sunda. Yang jelas, hidangan masakan Sunda banyak yang menonjolkan cita rasa pedas dan asin. Di samping itu, masakan khas Sunda juga banyak yang menggunakan sayur sebagai materi utama. Jadi, soal kesehatan, tak perlu diragukan lagi.