Dengan Begini, Minyak Goreng yang Sudah Dipakai Menggoreng Berulang Kali Bisa Tetap Sehat Lho!

Ad Blocker Detected

Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by disabling your ad blocker.

Sepertinya, acara memasak memang tidak sanggup lepas dari minyak goreng ya? apalagi kalau kita suka masak kuliner atau cemilan tradisional. Ada begitu banyak kuliner dan kudapan khas Indonesia yang dimasak dengan cara digoreng, mulai dari ayam goreng, ikan goreng, kerupuk, hingga menciptakan aneka gorengan.

Wajar saja bila materi dapur ini juga digolongkan ke dalam 10 materi kebutuhan pokok. Hanya saja, Anda harus tahu bahwa minyak sayur yang keruh dan kotor sehabis digunakan untuk menggoreng berulang kali itu, justru sangat berisiko untuk kesehatan.

Remahan yang tertinggal di dalam minyak sayur bekas pakai berulang kali yang melekat di kuliner bersifat karsinogen yang sanggup memicu kanker kalau hingga termakan. Nah, tentu kita tak mua kan hal itu hingga terjadi?

Sebenarnya ada cara yang gampang semoga minyak sayur sanggup digunakan berulang kali dan tetap kondusif untuk dikonsumisi. Mau tahu caranya?

1. Pastikan kualitasnya

Sebaiknya Anda menghindari penggunaan minyak sayur curah. Selain tidak higienis, terkadang minyak itu dihasilkan dari minyak sayur bekas pakai. Jadi, hanya gunakan minyak sayur berkualitas baik.

2. Saring minyak sehabis dipakai

Jangan meremehkan remahan sisa kuliner yang gres saja kita goreng. Sebab, bila tertinggal dan minyak sayur dipanaskan berulang kali, maka remahan itu akan menjadi gosong dan menjadi salah satu pemicu munculnya kanker bila dikonsumsi secara terus-menerus.

Jadi, pastikan minyak sayur selalu disaring sehabis digunakan. Dengan begitu miyak sayur akan tetap jernih, meski sudah digunakan lebih dari 3 kali. Kecuali, kalau digunakan untuk menggoreng kuliner jenis tertentu.

3. Tempatkan dalam wadah kering dan bersih serta ditutup rapat

Hal ini tentunya dimaksudkan untuk menjaga higienitas minyak sayur bekas pakai. Debu dan kotoran lain yang ada di area dapur tentu sangat berisiko bagi kesehatan, kalau hingga tertinggal di minyak sayur, alasannya ialah tidak diletakkan pada wadah tanpa tutup.

4. Kendalikan api

Saat menggoreng, tidak disarankan memakai api terlalu besar. Sebab, kalau dipanaskan dengan suhu yang terlalu tinggi, maka minyak sayur jadi gampang keruh. Jadi, kendalikan api kompor dikala menggoreng.

Dengan begitu, minyak sayur tetap dalam kondisi jernih meski sudah digunakan lebih dari tiga kali. Semoga bermanfaat!