Cara Aman Menyimpan Santan Segar Supaya Tahan Lama

Ad Blocker Detected

Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please consider supporting us by disabling your ad blocker.

Dibanding santan instan, menyediakan santan segar memang lebih merepotkan. Meski begitu, namun masih banyak orang yang menggunakannya.

Fenomena itu tentu bukan tanpa alasan. Pasalnya, dengan memakai santan segar, rasa rasa serta aroma kuliner jadi semakin sedap.

Hanya saja, santan segar memang tidak tahan lama. Bila disimpan di ruang terbuka, daya tanyanya tidak lebih dari satu hari. Lain lagi bila disimpan di dalam kulas, data tahan santan bila mencapai 2 hari-4 hari, bergantung beberapa rendah suhu yang Anda atur.

Tapi, bukan berarti daya tahan santan hanya sebatas itu. Dengan beberapa cara ini, Anda dapat menyimpan santan segar dalam jangka waktu yang cukup lama. Yakni, 1 bulan-3 bulan lamanya.

Supaya santan segar dapat berbahan selama 1 bulan, Anda hanya cukup merebus Santan hingga mendidih. Tapi, Anda harus menambahkan sedikit garam terlebih dahulu.

Garam merupakan salah satu materi alami yang memiliki fungsi mengawetkan. Bahan ini juga yang digunakan untuk ikan asin dan ikan pindang.

Usai direbus, pindah santan ke dalam wadah tertutup rapat sesudah suhunya turun. Lalu, simpa. Santan di dalam kulkas. Maka, santan akan tak akan basi, meski usianya sudah satu bulan.

Bila ingin memperpanjang umur santan segar lebih usang lagi, Anda dapat membekukanya. Caranya, simpan santan yang sudah direbus dan diberi sedikit garam ke dalam wadah yang ditutup rapat. Selain memanfaatkan wadah berpenutup, Anda juga dapat memakai plastik es. Ikat kencang supaya tidak tumpah. Lalu, simpan di dalam freer, biarkan membeku. Dengan begitu, daya tahan santan dapat mencapai 3 bulan.

Praktis bukan? Tapi, harus diakui, meski juga berasal dari santan segar, tapi tetap saja lebih lezat dan sedap memakai santan segar yang pribadi digunakan sesudah diperas.